PRAY FOR THE NATION

Indonesia:

Kamis lalu (2/12) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) dengan tegas telah menginstruksikan dan menjamin anggotanya juga kepada masyarakat Kristen Mentawai untuk segera membangun hunian sementara sebelum Natal tiba (Baca : JK Instruksikan Bangun Hunian Sementara Untuk Rayakan Natal). Apa mau dibilang, kenyataan berbicara beda dilapangan.

Pembangunan hunian itu belum dikerjakan hingga Minggu (5/12). Penyebabnya apalagi kalu bukan terbentur birokrasi pemerintahan.

Hal itu diakui Koordinator Lapangan Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Mentawai Zul Hendri.

Walau begitu, Zul menegaskan PMI masih melanjutkan penjajakan dengan pemerintah daerah. Zul berharap pemerintah memberikan tanggapan positif agar korban dapat kembali hidup normal.

Semoga saja Presiden peduli dan langsung memerintahkan pembangunan hunian sementara dengan tujuan agar rakyatnya dapat menjalankan dan merayakan hari besar keagamaannya secara kondusif.










Dihantam Tsunami, Gereja Cuma Bergeser

Dihantam Tsunami, Gereja Cuma Bergeser
AP Photo/Achmad Ibrahim
Tsunami meratakan segala yang tegak di sebagian Pulai Pagai, Sumatera Barat, kecuali surau kecil di kawasan tepi pantai ini.
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebuah fenomena unik yang terjadi ditemukan oleh tim peneliti Indonesia-Jerman ketika menyusuri wilayah Mentawai untuk melakukan studi pascatsunami. Salah satunya adalah sebuah bangunan gereja yang tidak hancur dihantam gelombang.

"Ada sebuah bangunan gereja yang tidak hancur, tetapi hanya bergeser," ungkap Widjo Kongko, ketua tim peneliti dalam proyek tersebut, di Jakarta, Selasa (30/11/2010). Bagian bawah gereja yang merupakan fondasi sedikit terangkat, tetapi tetap berada pada posisi yang sama. Namun, bagian tembok dan atap yang terbuat dari kayu bergeser sejauh 1,5 meter.

Widjo mengungkapkan, bangunan gereja tersebut terletak pada jarak 100 hingga 200 meter dari pantai. Sementara ketinggian wilayah tempat bangunan gereja itu berdiri adalah 2-3,5 meter di atas permukaan laut.

Ditanya apakah bangunan tersebut bisa menjadi contoh model bangunan tahan tsunami, Widjo mengungkapkan, "Saya kira, ini terjadi karena bangunan terletak agak jauh dari pantai. Kalau terletak di dekat pantai, bangunan ini pasti akan hancur," katanya.
Sebelumnya, dilaporkan juga bahwa ada bangunan surau yang tidak hancur dihantam tsunami. Bangunan tersebut masih berdiri tegak meski di sekitarnya disapu gelombang.

Lebih lanjut, jika memang ada bangunan yang bisa dikatakan tahan tsunami, ia mengatakan masih perlu kajian lebih lanjut pada hal tersebut. Namun, jika ada bangunan tahan gempa, apa memang ada ya bangunan yang bisa dikatakan tahan tsunami?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Foto saya
Dari Kupang, NTT ke Surabaya, lanjut ke Jawa Tengah, lanjut ke Sumatera Utara (lewat Lampung, Bengkulu, Padang, hingga tiba di Tapanuli Selatan lalu Tapanuli Tengah). Di Sumatera Utara, telah mengunjungi Medan dan mengelilingi semua kabupaten hingga ke Riau, dan Dumai. Dari Sumatera Utara ke Jakarta, Tangerang dan Jogja. Sejak keluar dari NTT tahun 2000-2008 berkeliling Indonesia. Tahun 2008-2010 saat ini, sedang berdomisili di Kamboja. Semua tempat tersebut diatas dikunjungi dalam rangkaian perjalanan melayani TUHAN.