PRAY FOR THE NATION

Indonesia:

Kamis lalu (2/12) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) dengan tegas telah menginstruksikan dan menjamin anggotanya juga kepada masyarakat Kristen Mentawai untuk segera membangun hunian sementara sebelum Natal tiba (Baca : JK Instruksikan Bangun Hunian Sementara Untuk Rayakan Natal). Apa mau dibilang, kenyataan berbicara beda dilapangan.

Pembangunan hunian itu belum dikerjakan hingga Minggu (5/12). Penyebabnya apalagi kalu bukan terbentur birokrasi pemerintahan.

Hal itu diakui Koordinator Lapangan Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Mentawai Zul Hendri.

Walau begitu, Zul menegaskan PMI masih melanjutkan penjajakan dengan pemerintah daerah. Zul berharap pemerintah memberikan tanggapan positif agar korban dapat kembali hidup normal.

Semoga saja Presiden peduli dan langsung memerintahkan pembangunan hunian sementara dengan tujuan agar rakyatnya dapat menjalankan dan merayakan hari besar keagamaannya secara kondusif.










Buku Harian Akhim “4” 6/12/2008


SEKALI LAGI TENTANG “CINTA”

Berapa banyak orang didunia ini yang pernah jatuh cinta ?
Lucu juga ya pertanyaannya, tapi jawabannya pasti bervariasi.
  1. Ada yang bilang “semua orang pasti pernah jatuh cinta, tapi tidak semua orang pernah jatuh dari tangga” huahahahahahahahahaha...
  2. Ada yang bilang “ga semua orang pernah jatuh cinta, gimana dengan anak kecil BALITA, gimn dengan org gila, gimn dengan org…” pokoknya banyak deh…
  3. Ada yang bilang hanya seper sekian orang, soalnya seper sekiannya lagi, bertarak untuk maksud yang bervariasi; jadi biarawan/i, mengikuti sekte tertentu, dll

Yang pasti diantara jumlah orang yang pernah jatuh cinta, aku termasuk didalamnya, …
Beberapa kali cinta bertepuk sebelah tangan, satu kali patah hati (udah kesambung lagi), keseringan nolongin orang putus hubungan dengan pacarnya (membuktikan aku ikut ngerasa), keseringan jodohin orang (membuktkan aku ikut ngerasa), dll
Beberapa pengalaman diatas menceritakan pergumulanku tentang cinta.

Bagaimana ceritamu tentang cinta…

Cinta tidak memandang status social, pangeran Charles putra mahkota kerajaan Inggris bisa jatuh cinta dengan Diana seorang guru TK,
Cinta tidak memandang umur, Natanael bisa jatuh cinta dengan Darla,
Cinta tidak memandang kecantikan atau kegantengan, sebab semuanya relative,
Cinta tidak memandang waktu dan jarak, Bapak Gembala Sidang di gerejaku yang dulu hanya bermodalkan sebuah foto tanpa bertemu sebelumnya, pergi mencari Calon Ibu Gembala yang akhirnya mereka menikah dan mempunyai 3 orang putra saat ini, mungkin nambah lagi nanti…
Cinta tidak memandang status akademis, teman guruku bisa jatuh cinta dengan mahasiswanya, dan akupun bisa jatuh cinta dengan seorang yang bukan latar belakang teologi, seperti disiplin ilmu yang ku dalami,

Masih banyak lagi yang tidak dipandang oleh cinta dan hal ini terkadang menghancurkan semua logika normal kita tentang cinta ketika kita menghadapi fakta-fakta kehidupan,  cara kita memandang cinta akan berubah ketika kita mengalaminya di hati kita.

Sampai saat ini yang aku tahu ialah bahwa cinta hanya memandang jenis kelamin,
aku heran mengapa Obama, presiden terpilih Amerika 5 Nop, 2008, mendukung kebebasan kaum homoseksual,
Melarang homoseksual bukan berarti membatasi kebebasan mereka tetapi menolong mereka untuk menikmati cinta dengan cara yang benar, jangan-jangan Obama sendiri bermasalah dalam hal bercinta, bagaimana mungkin dia bisa menyetujui sesuatu yang tidak disetujui oleh cinta, mungkinkah dia belum merasakan cinta yang sesungguhnya,

Apa sih cinta yang sesungguhnya ???

Lagi-lagi definisinya pasti berbeda-beda,
  1. ada yang bilang “cinta itu perasaan suka terhadap lawan jenis”
  2. ada yang bilang “cinta itu ekspresi terdalam seorang manusia terhadap manusia lainnya”
  3. ada yang bilang “cinta itu buta??? ” Apanya yang buta ya???,                                            kok bisa meraba dengan tepat padahal di tempat gelap,                                                   kok bisa suka ngeliat Silvester Stalone yang punya tubuh atletis,                                        kok bisa senang melihat foto Britney Spears pakai bikini,                                      kok bisa bedain siapa yang paling ganteng diantara Roni dan Romi,                             kok bisa tahu kalau hidungnya Shinta lebih cantik dari Shanti,                                      Apanya yang buta dari cinta??? Padahal cinta tidak memandang paras,                         aneh aja…gitu
  4. ada yang bilang “cinta itu unik, munculnya tiba-tiba, pada orang yang tidak disangka-sangka, pada tempat yang tidak diduga, pada moment yang tak terkira”
  5. ada yang bilang “cinta itu lucu, orang yang lagi jatuh cinta, bisa lakuin hal-hal yang konyol untuk menunjukkan cintanya. Lucu!!!…”
  6. ada yang bilang “cinta itu mengharukan, orang bisa begitu menderitanya kalau cintanya bertepuk sebelah tangan, atau apabila dia sedang jatuh cinta, atau sedang kasmaran/rindu banget dengan orang yang dicintaiya”

Apa katamu tentang cinta???

Berikut beberapa uraian KITAB SUCI tentang cinta diberikan kepada kita :

KENIKMATAN CINTA
Kidung Agung 7:6-13

6 Betapa cantik, betapa jelita engkau,
hai tercinta diantara segala yang disenangi.
7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma
            Dan buah dadamu gugusannya.
8 Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu
            Dan memegang gugusan-gugusannya.
   Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur
            Dan nafas hidungmu seperti buah apel.
9 Kata-katamu manis bagaikan anggur!”
            Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya,
            Melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!
10Kepunyaan kekasihku aku,
            Kepadaku gairahnya tertuju.
11Mari, kekasihku, kita pergi ke padang,
            Bermalam di antara bunga-bunga pacar!
12Mari kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur
            Dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup,
            Apakah sudah mekar bunganya,
            Apakah pohon-pohon delima sudah berbunga!
            Disanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!
13Semerbak bau buah dudaim;
            Dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat,
            Yang telah lama dan baru saja dipetik.
            Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!

Pada bagian ini KITAB SUCI menterjemahkan CINTAnya TUHAN kepada umatNYA, dengan mengumpamakan mempelai Pria (YESUS KRISTUS) yang mengagumi mempelai Wanitanya (Gereja),

Kekaguman itu diungkapkan lewat kenikmatan CINTA yang dimilikinya melalui setiap lekukkan tubuh mempelai wanitanya, betapa ia menghargai, mengagumi, menikmati, mencintai setiap keindahan yang ditampilkan oleh keindahan lekukkan tubuh mempelai wanitanya.

Mempelai pria menerima apa adanya dan mencintai seutuhnya mempelai wanitanya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh YESUS KRISTUS kepada manusia, IA menghargai, mengagumi, dan mencintai manusia, IA sungguh menikmati semua perasaanNYA,
itu dapat dilihat dari ketabahanNYA menanggung penderitaan di Via Dolorosa.

Cambuk prajurit Romawi tidak membuat Yesus berdarah, CINTA kepada kamu dan aku yang membuat tubuhnya tercabik dan berdarah ketika dicambuk,

Ejekan dan teriakan orang disekitar membuat IA hampir-hampir tak tahan, tapi CINTA membuat IA sanggup melalui Via Dolorosa dengan memikul salib yang akan menggantung tubuhnya sendiri demi dosa kamu dan aku,

Paku-paku tajam tak dapat menahan tubuhNYA tergantung di kayu salib, CINTA membuat IA membiarkan dirinya terpaku dan tergantung di salib hingga mati agar kamu dan aku mengerti ARTI CINTA YANG SESUNGGUHNYA ….
CINTA membuat Yesus bangkit dari kematian pada hari yang ketiga.

Kematian YESUS menterjemahkan arti CINTA yang SEJATI
Kebangkitan YESUS memberi kita kesempatan untuk menikmati CINTA yang SEJATI

Jadi,…

CINTA hanya bermakna bagi kehidupan ini apabila kita menerima kematian YESUS dalam kehidupan kita

CINTA hanya dapat dinikmati apabila kita telah mengalami kebangkitan YESUS dalam kehidupan kita


CINTA KUAT SEPERTI MAUT
Kidung Agung 8:5-7

5 Siapakah dia yang muncul dari padang gurun,
            Yang bersandar pada kekasihnya?
   -Di bawah pohon apel kubangunkan engkau,
Disanalah ibumu telah mengandung engkau,
   Di sanalah ia mengadung dan melahirkan engkau.
6 -Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,
            Seperti meterai pada lenganmu,
   Karena cinta kuat seperti maut,
            Kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
   Nyalanya adalah nyala api,
            Seperti nyala api TUHAN!
7 Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta,
            Sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.
   Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta,
            Namun ia pasti akan dihina.


Pada bagian ini KITAB SUCI memberi gambaran kepada kita tentang betapa dasyatnya kekuatan cinta,…

Maut dan dunia orang mati atau kematian jasmani adalah sesuatu yang pasti dihadapi oleh setiap manusia, ia tidak berlama-lama, namun pasti akan menjemput setiap manusia menuju kebinasaan jasmani, tidak ada satupun manusia yang dapat menahan diri daripadanya.
Nyala api TUHAN, siapakah yang dapat memadamkannya,
Demikian CINTA tak dapat ditahan-tahan, ia akan menuntun seseorang menuju jalan yang dikehendakinya, dan tak ada seorangpun yang dapat menahannya ataupun memadamkan kegairahannya.

Air yang banyak dan sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya, tak ada satupun usaha manusia yang dapat menghalangi apabila kegairahan cinta telah menuntun seseorang menuju jalan yang dikehendakinya.

Yang terakhir dari ayat 7 adalah suatu penegasan kepada kita bahwa CINTA tak dapat dipaksakan, dibeli, atau ditukar dengan apapun juga, tidak ada harga yang setara untuk membeli CINTA,
Karena CINTA adalah ANUGRAH TUHAN.






KESIMPULAN

Jadi, apabila kita menggabungkan uraian-uraian diatas, kita akan mengerti bahwa

CINTA dalam pandangan kita pada umumnya adalah CINTA yang keliru, sehingga setiap ekspresi CINTA yang harusnya mendatangkan kebahagiaan sebaliknya membuat banyak kesulitan dan malapetaka dalam kehidupan kita.

I.          CINTA dalam pandangan Kidung Agung 7:6-13 adalah dasar dari pengertian CINTA yang SEJATI, yaitu memberi.
Jika seseorang mencintai orang lain maka seperti apa yang dilakukan YESUS KRISTUS kepada gerejaNYA ialah memberi,
IA memberi kehidupanNYA, dan puncak pemberian itu ialah KAYU SALIB.

Ada pepatah mengatakan “mencintai tidak selamanya memiliki” hari ini, ternyata pepatah ini salah, yang benar ialah “mencintai bukan memiliki tetapi memberi”

Jika kamu jatuh cinta pastikan kamu memberikan semua yang terbaik untuk orang yang kamu cintai demi kebahagiaannya, dan jangan pernah berharap mendapatkan sesuatu sebagai imbalannya.
Karena demikianlah teladan YESUS KRISTUS tentang CINTA.

II.         CINTA dalam pandangan Kidung Agung 8:5-7
Menjelaskan bahwa CINTA adalah ANUGRAH TUHAN dalam kehidupan setiap manusia, dengan kekuatan yang tak dapat ditakar atau dijumlah dengan rumus apapun oleh seseorang yang paling ahli sekalipun,

Akhirnya, dari Teen Missions Cambodia, saya’ Akhim mengajak kita semua memiliki cara  pandang yang benar tentang CINTA menurut teladan YESUS KRISTUS, dan dengan kekuatan CINTA tersebut kita memberi kebahagiaan sebanyak mungkin kepada orang lain disekitar kita,
Ayah, Ibu, Adik, Kakak, Sepupu, Paman, Bibi, Keponakan, pacar kita, istri, suami, guru kita, siswa kita, tukang parkir, pedagang asongan, penjual koran diperempatan jalan lampu merah, penjual pulsa, penjual di pasar langganan kita, tetangga, security di kompleks rumah kita, pemimpin kita, rekan kerja kita, petugas kebersihan lingkungan, office boy di kantor, pembantu di rumah, orang yang kebetulan lewat di depan rumah kita, orang yang numpang nanya alamat, dan masih banyak lagi……
Kepada siapapun, kapanpun, dimanapun dan dalam situasi apapun, berikanlah CINTA kepada mereka, dan mulailah itu dengan senyuman,….

SENYUMAN adalah sebuah lengkungan kecil yang dapat meluruskan banyak perkara.
Ehm.. senyum dooongk…!  JJ   
             
Gitu dongggk… baru manis…
Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!...”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Foto saya
Dari Kupang, NTT ke Surabaya, lanjut ke Jawa Tengah, lanjut ke Sumatera Utara (lewat Lampung, Bengkulu, Padang, hingga tiba di Tapanuli Selatan lalu Tapanuli Tengah). Di Sumatera Utara, telah mengunjungi Medan dan mengelilingi semua kabupaten hingga ke Riau, dan Dumai. Dari Sumatera Utara ke Jakarta, Tangerang dan Jogja. Sejak keluar dari NTT tahun 2000-2008 berkeliling Indonesia. Tahun 2008-2010 saat ini, sedang berdomisili di Kamboja. Semua tempat tersebut diatas dikunjungi dalam rangkaian perjalanan melayani TUHAN.